POPMARKET – Dalam semangat keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat pesisir, Roadshow Nanolite & Pikolite kembali melanjutkan perjalanannya menyusuri Pulau Jawa, dan kali ini berlabuh di Desa Cisolok, Palabuhan Ratu, Sukabumi.
Momentum ini bersamaan dengan gelaran akbar Syukuran Hari Nelayan ke-28 yang mengusung tema “Bersama Nelayan Menuju Dermaga yang Lebih Baik”, menjadi panggung ideal untuk menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan teknologi pencahayaan efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat nelayan.
Sebagai bagian dari kampanye nasional untuk meningkatkan akses terhadap solusi pencahayaan hemat energi, Nanolite dan Pikolite menghadirkan instalasi penerangan di sejumlah titik strategis desa, termasuk area dermaga, jalur pejalan kaki, hingga panggung utama kegiatan.
Teknologi ini tidak hanya memberikan penerangan optimal di malam hari, tetapi juga menekan konsumsi listrik hingga 70%, menjadikannya solusi tepat bagi wilayah pesisir yang masih menghadapi tantangan distribusi energi.
Gaffar A. Head Of GD & Activation Nanolite & Pikolite, menyampaikan bahwa Cisolok dipilih karena potensinya sebagai sentra nelayan yang aktif sekaligus komunitas yang terbuka pada inovasi.
“Kami ingin cahaya ini bukan hanya soal visibilitas, tapi simbol harapan dan keberlanjutan. Nelayan adalah garda depan ketahanan pangan laut, dan mereka layak mendapat fasilitas yang mendukung aktivitas mereka secara menyeluruh,” ujarnya.
Kehadiran Nanolite dan Pikolite mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terlebih saat malam puncak Syukuran Hari Nelayan yang dimeriahkan oleh penampilan Dangdut Mercy, Duta Komara, hingga parade budaya tradisional seperti Wayang Golek dan Sunatan Masal.
Instalasi pencahayaan cerdas membantu menciptakan atmosfer yang lebih hidup dan aman, baik untuk pengunjung maupun pelaku UMKM lokal yang membuka bazar pangan murah di sekitar lokasi acara.
Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Umum Panitia, Isep Bebeng, mengapresiasi langkah ini sebagai bentuk sinergi ideal antara teknologi dan kearifan lokal.
“Banyak pihak datang ke desa kami untuk merayakan, tapi tidak semua meninggalkan warisan nyata. Nanolite dan Pikolite datang membawa cahaya, dalam arti sebenarnya maupun simbolis,” tuturnya.




