Jumat, April 17, 2026

Wamendag Roro: Dorong Ekspor, Kemendag Inovatif Manfaatkan Teknologi

Must Read

POPMARKET – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan pentingnya kepemimpinan yang inovatif dalam upaya menciptakan transformasi suatu organisasi.

Salah satu contohnya, Kementerian Perdagangan yang inovatif dalam memanfaatkan teknologi sebagai upaya peningkatan ekspor, khususnya dalam membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merambah pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Roro saat menjadi pembicara pada Program Pengembangan Kepemimpinan Berjenjang (PPKB) Level Madya 1 Tahun 2025 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Institute di Jakarta, 21 Februari 2025.

Kegiatan yang menjangkau 119 peserta ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan kepala OJK Institute Anung Herlianto.

“Kondisi global yang bergerak amat pesat menghadirkan berbagai dinamika, seperti perkembangan teknologi, ketidakpastian ekonomi, perubahan regulasi, hingga perilaku konsumen,” kata Roro.

“Maka kepemimpinan inovatif bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan. Kami di Kementerian Perdagangan juga berupaya terus inovatif dalam mewujudkan program prioritas yang ditetapkan,” ucap Roro.

Wamendag Roro melanjutkan, dalam lingkup Kementerian Perdagangan, sisi inovasi diwujudkan salah satunya dengan bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mendukung pencapaian target program UMKM Berani Inovasi Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.

Teknologi digunakan misalnya digunakan dalam proses penjajakan kerja sama (business matching) antara UMKM dengan buyer mancanegara.

“Selain itu ada platform InaExport yang menghadirkan berbagai informasi terkait analisis pasar ekspor dari negara yang dituju, produk unggulan, hingga daftar pameran di dalam maupun luar negeri,” imbuh Roro.

Selain kepemimpinan yang inovatif, Roro juga menekankan pentingnya kerja sama tim dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya transformasi organisasi.

Dengan kolaborasi, maka memungkinkan adanya pertukaran ide dan wawasan. Misalnya, kerja sama antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN dalam upaya akselerasi pengembangan UMKM.

“BUMN memiliki UMKM binaan dan juga berperan pada sisi pendanaan, dan dari sana kami melihat potensi sinergi yang konstruktif. Artinya, pemimpin wajib terbuka dan bersedia menekan ego sektoral. Dengan bergerak bersama, suatu tujuan dapat lebih cepat tercapai,” tandas Wamendag.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Article

Ketua Asbanda: BPD Harus Jadi Orkestrator Keuangan Daerah, Bukan Sekadar Penyalur Dana

POPMARKET - Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, menegaskan bahwa Bank Pembangunan Daerah (BPD) harus...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_imgspot_img