POPMARKET – Langkah Bank Jakarta memasuki ekosistem keuangan global resmi dimulai dengan peluncuran Kartu Debit Visa yang memungkinkan transaksi di lebih dari 200 negara. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat daya saing, efisiensi transaksi, dan kepercayaan pasar.
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menilai ekspansi layanan ini sebagai sinyal kuat bahwa Bank Jakarta tengah mempersiapkan diri menuju standar perbankan internasional. Menurutnya, akses transaksi global akan memperluas basis nasabah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi yang dihasilkan bank.
Pemanfaatan teknologi contactless dan integrasi transaksi digital dinilai mampu mendorong peningkatan volume transaksi non-tunai, sejalan dengan agenda inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi nasional. Dari sisi efisiensi, sistem ini juga berpotensi menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco menyebut lompatan dari layanan nasional ke internasional sebagai pencapaian penting yang akan berdampak langsung pada persepsi investor terhadap Bank Jakarta. Hal ini sejalan dengan harapan Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Dimaz Raditya yang mendorong agar transformasi layanan ini menjadi pintu masuk menuju aksi korporasi strategis, termasuk rencana Initial Public Offering (IPO).
Peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo, serta Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari.
Ini menjadi simbol bahwa layanan keuangan kini bukan sekadar soal transaksi, tetapi juga bagian dari gaya hidup modern masyarakat perkotaan.





