Minggu, April 19, 2026

INACRAFT 2026 Resmi Dibuka, Womenpreneurs Jadi Wajah Kekuatan Baru Industri Kerajinan Indonesia

Must Read

POPMARKET – INACRAFT 2026 resmi dibuka dan kembali menegaskan posisinya sebagai panggung utama perayaan kreativitas kerajinan Indonesia. Bertempat di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/2/2026), pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara ini dibuka dengan prosesi simbolik menumbuk lesung yang sarat makna kebersamaan, keberlanjutan, dan kekuatan tradisi.

Pembukaan dilakukan oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya bersama Istri Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming Raka, didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih Tri Tito Karnavian, Pendiri ASEPHI Abdul Latief, serta Ketua Umum BPP ASEPHI Muchsin Ridjan.

Memasuki penyelenggaraan ke-26, INACRAFT mengangkat tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft” sebagai refleksi atas peran dominan perempuan di balik denyut industri kerajinan nasional. Di berbagai daerah, perempuan tak hanya berperan sebagai perajin, tetapi juga sebagai penggerak UMKM, penjaga nilai budaya, sekaligus inovator yang mampu menyesuaikan produk tradisional dengan selera pasar modern dan global.

Ketua Umum BPP ASEPHI Muchsin Ridjan menegaskan bahwa tema womenpreneurs bukan sekadar simbolik. Berdasarkan data internal ASEPHI, sebagian besar pelaku usaha kerajinan di Indonesia digerakkan oleh perempuan, baik dalam skala rumah tangga maupun industri kreatif yang telah menembus pasar ekspor. Melalui INACRAFT, para womenpreneurs ini didorong untuk naik kelas, memperluas jejaring, dan mengakses peluang bisnis yang lebih berkelanjutan.

Tahun ini, INACRAFT menghadirkan 1.013 stan yang dikurasi secara ketat dan dibagi ke dalam sistem zoning product, mulai dari batik, tenun, songket, fashion, muslim fashion, perhiasan, tas, hingga dekorasi rumah. Kehadiran area Talam INACRAFT sebagai etalase kuliner Nusantara melengkapi pengalaman pengunjung, sekaligus membuka peluang bagi pelaku kuliner tradisional untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Tak hanya berfokus pada transaksi, INACRAFT 2026 juga dirancang sebagai ruang berbagi pengetahuan dan inspirasi. Sejumlah program pendukung seperti craft workshop, craft talks, fashion craft show, hingga diskusi lintas sektor menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif, termasuk Anne Avantie, KOWANI, SheTrades, dan pelaku industri kreatif yang telah sukses menembus pasar internasional.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan keberlanjutan, INACRAFT tahun ini memperkenalkan dua penghargaan baru, yakni INACRAFT Womenpreneurs Award dan INACRAFT Digital Excellence Award. Penghargaan ini diberikan kepada perajin perempuan serta pelaku usaha yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan berdampak langsung pada pertumbuhan bisnis.

Dengan target transaksi ritel sebesar Rp102,5 miliar dan kontrak dagang internasional senilai USD 1,5 juta, INACRAFT 2026 diharapkan menjadi pengungkit ekonomi kreatif nasional. Pameran ini juga menargetkan 100.000 pengunjung, termasuk 1.000 pembeli internasional dari berbagai negara, memperkuat posisi kerajinan Indonesia di peta industri global.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Article

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

POPMARKET - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajaran BUMD untuk terus memacu daya saing agar tidak hanya dominan...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_imgspot_img