Sabtu, Maret 14, 2026

Taksi Xanh SM Menjadikan Ramah Lingkungan Sebagai New Normal

Must Read

POPMARKET – Masyarakat Indonesia semakin mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan, mengubah kebiasaan konsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan ini terlihat dalam layanan taksi Xanh SM, operator ride-hailing pertama di Indonesia yang sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik.

Beberapa tahun lalu, masih sedikit tanda bahwa masyarakat Indonesia akan tertarik pada isu ramah lingkungan. Namun, meningkatnya kesadaran terhadap lingkungan yang diperkuat oleh kehadiran media sosial telah memicu antusiasme masyarakat yang mengubah kebiasaan konsumsi di seluruh Nusantara.

Mulai dari pilihan makanan hingga moda transportasi sehari-hari, kini masyarakat mencari produk dan layanan yang selaras dengan praktik ramah lingkungan, mendorong pasar untuk beradaptasi dan berinovasi. Salah satu contohnya adalah Xanh SM, layanan ride-hailing pertama di Indonesia yang sepenuhnya berbasis kendaraan listrik, menawarkan perjalanan tanpa emisi dengan kualitas bintang lima.

Dengan komitmen pada harga yang kompetitif dan transparan, Xanh SM memastikan bahwa transportasi berkelanjutan dapat dinikmati oleh semua orang. Xanh SM lebih dari sekadar layanan transportasi, karena Xanh SM juga menghadirkan pilihan gaya hidup hijau bagi masyarakat yang mencari inisiatif ramah lingkungan yang orisinil—terutama pada faktanya 44% polusi udara di ibu kota Indonesia berasal dari sektor transportasi.

“Saat pertama kali mendengar bahwa ini adalah layanan ramah lingkungan, saya merasa ini pilihan yang tepat, apalagi dengan tingkat polusi yang tinggi di Jakarta. Saya berusaha memilih Xanh SM karena lebih ramah lingkungan, dan sejauh ini saya puas dengan layanannya,” ungkap Ammed Apriliyo, karyawan customer service berusia 31 tahun di sebuah perusahaan logistik.

Masyarakat Indonesia Semakin Peduli Lingkungan

Jika dulu kesadaran lingkungan dianggap sebagai konsep yang abstrak, kini daya tariknya semakin besar. Media sosial memainkan peran penting dalam hal ini, karena platform-platform ini menyediakan ruang yang kuat bagi aktivis lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan isu-isu iklim.

Survei terbaru menunjukkan bahwa 84% masyarakat Indonesia telah mengadopsi produk ramah lingkungan dalam kehidupan mereka2, dan sebanyak 79% konsumen bersedia membayar lebih untuk produk yang mendukung kelestarian lingkungan.

Bahkan, lebih dari 30% rela mengeluarkan biaya tambahan lebih dari 10% untuk memesan hotel ramah lingkungan, menandakan bahwa ini bukan sekadar tren sementara. Perusahaan pun menyadari potensi ini dan mulai menyesuaikan portofolio mereka agar tetap relevan di pasar yang terus berkembang, termasuk Xanh SM.

“Taksi yang 100% listrik adalah terobosan baru untuk lingkungan yang lebih baik,” kata Mustofa, seorang pekerja kantoran berusia 23 tahun di Jakarta yang menjadi salah satu pelanggan pertama Xanh SM.

Pernyataan ini digaungkan oleh banyak orang dan ini menunjukkan ekspektasi yang semakin tinggi bahwa produk dan layanan harus sejalan dengan kebutuhan lingkungan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Article

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

POPMARKET - Komitmen Bank Jakarta dalam mendorong akselerasi transaksi non tunai sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan, kali ini...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_imgspot_img